Wakil Rektor Unila Tinjau Program KKN di Pesisir Barat, Gerakan Edukasi Sampah Jadi Unggulan

PESISIRBARAT, NARASILAMPUNG.ID – Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T., melakukan kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Unila di Desa Padang Dalam, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, Minggu, 19 Juli 2026.

Kunjungan tersebut didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Bambang, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unila.

Monitoring dilakukan untuk meninjau secara langsung pelaksanaan berbagai program pengabdian masyarakat yang dijalankan mahasiswa KKN di Desa Padang Dalam. Kelompok KKN tersebut terdiri atas tujuh mahasiswa dari berbagai fakultas di lingkungan Universitas Lampung.

Perwakilan kelompok KKN, Nurmelisa, mahasiswa Program Studi Manajemen angkatan 2023, menjelaskan bahwa program unggulan yang mereka laksanakan berfokus pada pendidikan karakter dan pelestarian lingkungan melalui Gerakan ESA (Edukasi Sampah).

“Di tingkat Sekolah Dasar (SD), kami memberikan edukasi pencegahan bullying kepada siswa dan guru serta pengelolaan sampah. Mahasiswa bersama para siswa SD juga berkreasi membuat tempat sampah dari galon bekas yang dicat menarik, serta membuat plang edukasi jenis sampah terurai,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi di sekolah, mahasiswa KKN juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah, khususnya sampah plastik, ke aliran sungai yang dapat mencemari ekosistem perairan dan membutuhkan waktu lama untuk terurai.

Sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan desa, mahasiswa turut membuat dan memasang plang selamat datang sebagai penanda batas Desa Padang Dalam. Mereka juga membuat tempat sampah berbahan ram kawat yang ditempatkan di sejumlah titik strategis serta menyerahkan bantuan alat kebersihan dan tempat sampah kepada tiga masjid melalui program Gerakan ESA.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang mengapresiasi semangat dan kreativitas mahasiswa selama menjalankan program pengabdian kepada masyarakat.

Ia mengingatkan seluruh peserta KKN agar tetap menjaga kekompakan tim, kesehatan, serta selalu berkoordinasi dengan dosen pembimbing maupun aparat desa apabila menghadapi kendala di lapangan.

“Jika menemui kendala di lapangan, selalu lakukan koordinasi dengan DPL dan aparat desa setempat. Lakukan antisipasi dini terhadap hal-hal yang tidak diinginkan demi menjaga keamanan, ketentraman bersama, serta selalu menjaga nama baik almamater Universitas Lampung. Manfaatkan momen KKN ini untuk benar-benar melaksanakan program yang sudah disusun dan disosialisasikan kepada masyarakat sebagai wujud pengabdian,” tegas Bambang.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Universitas Lampung memastikan seluruh program KKN berjalan sesuai tujuan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan karakter, pengelolaan lingkungan, dan pemberdayaan desa sebagai bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *