PJMSL dan LPHPA Kolaborasi Perkuat Pemberdayaan Perempuan di Bandar Lampung

BANDARLAMPUNG, NARASILAMPUNG.ID — Yayasan Persatuan Janda-Janda Maju dan Solid Lampung (PJMSL) bersama Lembaga Pemerhati Hak Perempuan dan Anak (LPHPA) menggelar acara silaturahmi dengan para pengurus organisasi di De’Rosse Resto & Cafe, Jalan Cokroaminoto, Enggal, Bandar Lampung, pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Ketua PJMSL, Lusi Puspitasari, S.Pd., M.M., menyebutkan, kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam mempererat kolaborasi antara kedua lembaga yang memiliki fokus pada pemberdayaan perempuan, khususnya kepala keluarga perempuan dan ibu tunggal.

Dia pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dari Tony Fisher yang selalu menjadi pendamping bagi dinas PPPA.

“Kami mengapresiasi support dari Bapak Tony dengan lembaganya yang mempunyai misi pemenuhan hak perempuan. Ini menjadi semangat baru bagi kami dalam mengembangkan program-program pemberdayaan perempuan ke depannya,” ujar Lusi.

Menurutnya, PJMSL tengah merancang berbagai program strategis, di antaranya sosialisasi pemberdayaan perempuan untuk penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pembukaan lapangan kerja yang lebih luas bagi para anggotanya.

“Selain itu, kami juga akan mengadakan sosialisasi untuk memperkuat mental kepala keluarga perempuan. Masih banyak yang memandang sebelah mata mereka, padahal mereka tangguh dalam menjalankan peran ganda,” tambahnya.

Di kesempatan yang sama, Direktur LPHPA, Tony Fisher, menyatakan komitmennya untuk mendukung dan berkolaborasi dengan PJMSL dalam menciptakan kemandirian bagi para kepala keluarga perempuan serta memperkuat ketahanan mental mereka.

“Kami akan bekerja sama secara berkelanjutan untuk memastikan para ibu tunggal memiliki akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan dukungan psikososial, sehingga tidak terjadi penyimpangan dan mereka bisa menjalankan perannya secara optimal,” kata Tony.

PJMSL merupakan organisasi sosial yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, terutama single parent atau janda. Dari total anggota yang kini telah mencapai 258 orang, sekitar 90 persen di antaranya merupakan janda, dan sisanya perempuan non-janda yang memiliki kepedulian sosial. Organisasi ini juga telah resmi berbadan hukum.

Dengan semangat solidaritas dan kesetaraan gender, acara ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat jaringan sosial dan membangun strategi kolektif untuk mendukung kesejahteraan psikologis dan ekonomi anggota PJMSL.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *