Gubernur Mirza dan Wali Kota Eva Bahas Penanganan Banjir Terpadu di Bandar Lampung
BANDARLAMPUNG, NARASILAMPUNG.ID — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk membahas penanganan banjir secara terpadu di Kota Bandar Lampung, Kamis (7/5/2026).
Rapat tersebut membahas penyusunan langkah penanganan banjir dari hulu hingga hilir sebagai upaya jangka panjang mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di wilayah perkotaan.
Gubernur Mirza menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi prioritas pemerintah karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, pembangunan kota, dan iklim investasi daerah.
Menurutnya, Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 miliar pada tahun 2026 untuk penyusunan master plan pengendalian banjir Kota Bandar Lampung yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Master plan tersebut akan mencakup pemetaan kawasan rawan banjir serta penyusunan desain dasar (basic design) sebagai acuan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir secara menyeluruh.
Selain itu, penanganan banjir juga akan dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Pesawaran, termasuk pembahasan rencana pembangunan embung dan kolam retensi di sejumlah titik strategis untuk mengurangi debit air yang masuk ke kawasan perkotaan.
Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya penanganan banjir. Ia menegaskan Pemerintah Kota Bandar Lampung siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk mewujudkan penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antarinstansi dan dukungan pemerintah pusat, penanganan banjir di Bandar Lampung diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur, terpadu, dan berorientasi jangka panjang.
