IR-Talk 2026 dan HARVEST Unila Bahas Strategi Ketahanan Pangan Global Berbasis Komunitas

BANDARLAMPUNG, NARASILAMPUNG.ID – Universitas Lampung (Unila) melalui kolaborasi IR-Talk 2026 dan proyek HARVEST mengangkat isu ketahanan pangan dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia (World Food Day). Mengusung tema “Food Security in a Changing World: Tantangan Ketahanan Pangan di Era Globalisasi”, kegiatan ini menghubungkan perspektif global dengan praktik ketahanan pangan berbasis masyarakat lokal.

Diskusi menghadirkan dosen Hubungan Internasional Unila, Luerdi, dan Project Manager HARVEST Unila, Indra Jaya Wiranata, M.A., serta perwakilan World Food Forum Indonesia. Pembahasan mencakup dampak perubahan iklim, dinamika geopolitik, krisis ekonomi, dan rantai pasok global terhadap sistem pangan.

Dalam pemaparannya, Indra Jaya Wiranata melalui materi “Learning from Local Practices: Food Security and Adaptive Strategies” menekankan pentingnya pembelajaran dari praktik lokal, pemanfaatan sumber daya setempat, pertanian berkelanjutan, dan kolaborasi masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan.

Salah satu contoh praktik tersebut terlihat melalui keterlibatan HARVEST Unila bersama Komunitas Lumbung Kasih di Desa Bumi Jaya, Lampung Selatan. Komunitas ini mengembangkan partisipasi masyarakat melalui kegiatan pertanian kolektif, produksi pangan, dan berbagi pengetahuan guna mendukung ketahanan pangan rumah tangga.

Kegiatan ini juga memperkenalkan Student Innovation Hubs (SIH), program HARVEST yang direncanakan mulai dilaksanakan di Unila pada Januari 2027 dengan tema “Local Food System”. Program tersebut akan mendorong mahasiswa mengembangkan inovasi, kewirausahaan, dan keterampilan hijau (green skills) untuk mendukung sistem pangan berkelanjutan.

Sebanyak 15 mahasiswa dan lima perwakilan komunitas direncanakan terlibat dalam rangkaian program SIH. Lima gagasan terpilih akan dikembangkan melalui diskusi kelompok terarah (FGD), kunjungan lapangan, dan pembelajaran bersama para pemangku kepentingan, kemudian disempurnakan dalam lokakarya akhir.

Melalui kolaborasi IR-Talk dan HARVEST, Unila berharap mahasiswa semakin memahami keterkaitan isu pangan global dengan kebutuhan masyarakat lokal serta mampu menghasilkan inovasi yang mendukung terwujudnya sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *