Unila Gelar Seleksi Pascasarjana Gelombang III, 186 Peserta Ikuti Ujian CBT

BANDARLAMPUNG, NARASILAMPUNG.ID – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan Tes Seleksi Ujian Masuk Calon Mahasiswa Baru Program Pascasarjana jenjang Doktor (S-3), Magister (S-2), serta Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Tahun Akademik 2026/2027.

Seleksi yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, tersebut menjadi tahapan terakhir penerimaan mahasiswa baru jalur pascasarjana Unila pada tahun ini.

Ujian dipusatkan di Gedung Unit Penunjang Akademik (UPA) Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Unila dengan menerapkan sistem Computer Based Test (CBT). Tes berlangsung dalam satu sesi secara tertib dan efisien, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.

Sebanyak 186 peserta tercatat mengikuti seleksi gelombang ketiga tersebut. Peserta terdiri atas 41 calon mahasiswa Program Doktor (S-3) dari enam program studi, 133 calon mahasiswa Program Magister (S-2) dari 33 program studi, serta 12 peserta seleksi Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker (PSPPA) Fakultas Kedokteran Unila.

Direktur Pascasarjana Unila, Prof. Dr. Ir. Murhadi, M.Si., dalam sambutannya menjelaskan ketentuan pelaksanaan ujian sekaligus nilai ambang batas atau passing grade yang harus dipenuhi peserta.

Ia menjelaskan, seluruh soal berbentuk pilihan ganda dan tidak terdapat sistem pengurangan nilai atas jawaban yang salah.

“Untuk batas kelulusan atau passing grade program Magister (S-2) ditetapkan pada skor 462, sedangkan untuk program Doktor (S-3) ditetapkan pada skor 490,” jelas Prof. Murhadi.

Prof. Murhadi juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti proses seleksi dengan sungguh-sungguh.

“Selamat mengikuti tes. Semoga peserta yang bersungguh-sungguh dapat berhasil lulus dan diterima, sehingga pada bulan Agustus mendatang dapat dikukuhkan secara resmi sebagai mahasiswa baru,” ujarnya.

Monitoring pelaksanaan ujian turut dilakukan Wakil Rektor Bidang Akademik Unila, Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si., M.T. Kehadiran jajaran pimpinan universitas tersebut untuk memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

Turut hadir dalam peninjauan ujian, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Prof. Dr. Ana Gustina Zainal, M.Si., Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Dr. M. Albet Maydiantoro, S.Pd., M.Pd., Dekan Fakultas Hukum (FH) Dr. Muhammad Faqih, S.H., M.S., Kepala UPA TIK Dr. Eng. Ir. Mardiana, S.T., M.T., IPM., serta perwakilan Tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Lukman Hakim, S.P.

Sejumlah tokoh dan pejabat publik di Provinsi Lampung juga tercatat mengikuti seleksi pada gelombang terakhir ini. Di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, S.STP., M.H., Ketua PWI Provinsi Lampung Wirahadikusumah, S.P., M.M., serta Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung Kostiana, S.E., M.H.

Keikutsertaan para tokoh daerah tersebut menunjukkan minat dan kepercayaan kalangan profesional terhadap pendidikan pascasarjana di Unila.

Penerapan sistem CBT dalam seleksi menjadi bagian dari komitmen Unila untuk mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Sistem tersebut mendukung pelaksanaan seleksi yang tertib, efisien, dan terukur untuk menjaring calon mahasiswa yang memiliki potensi akademik serta kesiapan menghadapi tantangan profesional.

Dengan dukungan tim teknis UPA TIK dan panitia PMB Unila, pelaksanaan ujian berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru tersebut, Unila terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *