Pemprov Lampung Optimalkan DTSEN Melalui Aplikasi Siger Lampung

BANDARLAMPUNG, NARASILAMPUNG.ID — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin Rapat Koordinasi Pemanfaatan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) di Ruang Rapat Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (30/4/2026).

Rapat tersebut membahas optimalisasi pemanfaatan DTSEN melalui aplikasi Siger Lampung (Sinergi Gerak Bersama) guna memastikan program intervensi pemerintah bagi masyarakat desil satu dan desil dua berjalan tepat sasaran.

Marindo menjelaskan, aplikasi yang dikembangkan BPS Provinsi Lampung itu menjadi platform terintegrasi yang menyediakan data dan informasi DTSEN sebagai dasar penyusunan kebijakan dan pelaksanaan program pemerintah.

“Kita ingin memastikan seluruh program pemerintah fokus pada masyarakat desil satu dan desil dua sehingga penerima manfaat dan lokasi program benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Menurutnya, data tersebut juga akan digunakan untuk menyinkronkan program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota agar lebih efektif dalam menurunkan angka kemiskinan, pengangguran, serta mengurangi ketimpangan sosial.

Marindo menegaskan bahwa seluruh intervensi, termasuk bagi penerima Program Keluarga Harapan (PKH), harus mengacu pada DTSEN sehingga bantuan yang diberikan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga mengapresiasi inovasi BPS Provinsi Lampung dalam menghadirkan aplikasi Siger Lampung yang dinilai mampu mempercepat pengambilan keputusan berbasis data dan meningkatkan sinergi antarlevel pemerintahan.

Selain memuat data kemiskinan, aplikasi tersebut juga menyajikan informasi kelompok rentan, lansia, penyandang disabilitas, penduduk usia produktif yang tidak bekerja maupun tidak bersekolah, hingga data penderita penyakit kronis seperti tuberkulosis (TBC).

Ke depan, Pemprov Lampung juga mendorong transparansi data penerima bantuan agar pemerintah dapat mengetahui secara jelas jenis program yang diterima masyarakat, baik di sektor sosial, pendidikan, kesehatan, maupun pertanian.

Melalui pemanfaatan DTSEN dan aplikasi Siger Lampung, pemerintah berharap kebijakan dan program pengentasan kemiskinan dapat berjalan lebih akurat, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *