TANGGAMUS, NARASILAMPUNG.ID – Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui dosen dan mahasiswa Program Studi Rekayasa Kehutanan melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Kelompok Tani Hutan (KTH) Pelangi Senja, Kecamatan Ulu Belu, Kabupaten Tanggamus, 25 September 2025.

Kegiatan ini didanai melalui Hibah Pengabdian kepada Masyarakat skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (1484e/IT9.2.1/PM.01.01/2025).

Dalam program ini, tim PkM Itera menyerahkan dua unit mesin, yakni mesin cetak biopelet dan mesin pencacah rumput (chopper), untuk mendukung pengolahan hasil pertanian masyarakat. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong pemanfaatan limbah sekam kopi yang selama ini belum optimal.

Ketua Tim PkM Itera, Rio Ardiansyah Murda, S.Hut., M.Si., menjelaskan bahwa Ulu Belu merupakan salah satu sentra kopi terbesar di Provinsi Lampung. “Produksi kopi yang melimpah juga menghasilkan limbah sekam dalam jumlah besar. Jika diolah, limbah ini berpotensi menjadi biopelet sebagai sumber energi terbarukan maupun pakan ternak,” ujarnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh perwakilan KTH Pelangi Senja, Kukuh Diki Prasetia. Ia menilai kehadiran mesin yang diberikan Itera sangat bermanfaat bagi kelompok tani. “Alat ini bukan hanya membantu mengolah hasil pertanian, tapi juga membuka peluang usaha baru yang bernilai ekonomis bagi masyarakat,” ungkapnya.

Selain penyerahan alat, mahasiswa Rekayasa Kehutanan Itera turut memberikan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan mesin kepada masyarakat. Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima alat serta sesi foto bersama.

Inovasi biopelet yang dihasilkan dari campuran sekam kopi dan dedaunan hijau dinilai lebih praktis karena dapat dikeringkan, lebih awet, hemat tempat penyimpanan, serta memiliki nilai tambah sebagai pakan ternak. Dengan demikian, masyarakat diharapkan lebih mandiri dalam mengelola limbah pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan lokal.

Melalui kegiatan ini, Itera menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat. Program PkM ini tidak hanya menjadi sarana transfer teknologi, tetapi juga langkah nyata dalam meningkatkan perekonomian lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *